Tips Usaha Anda


Catatan keuangan bisa dibilang merupakan barang langka dalam usaha makanan dan minuman skala kecil dan kaki lima. Hal ini menyebabkan sebagian besar pedagang tidak mengetahui dengan pasti jumlah modal yang dikeluarkan dan keuntungan yang diperoleh. Setiap usaha, sekecil apa pun skalanya, harus memiliki catatan keuangan, walaupun bentuknya hanya berupa catatan sederhana – berisi catatan debit dan kredit (uang masuk dan keluar). Selain dapat mengetahui secara pasti modal yang sudah dikeluarkan, Anda juga bisa mengetahui aliran dana operasional dan keuntungan bersih melalui catatan ini.
Keuntungan lain dari memiliki catatan keuangan adalah Anda bisa mengetahui dengan jelas, mana pemasukan yang bisa Anda gunakan untuk keperluan sehari – hari atau Anda tabung, dan mana pemasukan yang harus diputar kembali untuk pengembangan usaha.
Catatan keuangan juga berguna pada saat Anda ingin mengajukan pinjaman usaha ke bank. Catatan ini bisa dijadikan bukti bahwa Anda telah benar – benar membuka dan menjalankan usaha. Pihak bank akan menilai dan mempertimbangkan layak tidaknya usaha Anda mendapatkan kucuran dana segar, salah satunya dengan melihat catatan keuangan.

Tips Menentukan Harga Jual

Pastikan harga jual produk kuliner buatan Anda bisa bersaing dengan usaha – usaha kuliner lainnya. Hampir semua usaha makanan dan minuman skala kecil dan kaki lima memiliki banyak pesaing. Harga menjadi salah satu faktor penting di tengah persaingan usaha yang ketat. Jika Anda bisa mematok harga sedikit lebih rendah dengan tetap mempertahankan kualitas produk, konsumen pun akan berdatangan secara otomatis dan lebih memilih membeli produk Anda dibanding yang lain.
Kesalahan yang sering dilakukan sebagai besar pengusaha kuliner skala kecil adalah tidak mencantumkan harga dalam daftar menunya. Sebaiknya hal seperti itu Anda hindari. Selain dapat membuat pembeli bertanya – tanya, kondisi ini juga bisa membuat calon pembeli mengurungkan niatnya untuk membeli. Tidak mencantumkan harga di daftar menu juga dapat menimbulkan kekecewaan kepada konsumen, saat harga yang diberikan ternyata jauh berbeda dari perkiraan mereka.
Harga jual makanan dan minuman dapat ditentukan dengan menggunakan rumus sederhana, yaitu :
•    Harga jual            =    Harga pokok produksi + keuntungan yang diinginkan
•    Harga pokok produksi        =    Biaya operasional yang dikeluarkan per periode/jumlah produk yang dapat dijual per periode
Contoh perhitungan usaha es kelapa muda
•    Biaya operasional Rp 9.885.621 per bulan
•    Dalam 1 bulan dapat menjual 4.500 gelas es kelapa (per harinya rata – rata 150 gelas), maka harga pokok produksinya = Rp 9.885.621/4.500 gelas = Rp 2.196
•    Harga jual segelas es kelapa muda adalah Rp 2.500. Jadi, keuntungan per gelasnya = Rp 2.500 – Rp 2.196 = Rp 304 (15% dari harga jual)
•    Jadi, dari perhitungan ini, Anda bisa mengetahui bahwa keuntungan yang akan Anda peroleh dari usaha kuliner cukup besar. Minimal 15 – 30% keuntungan sudah ada di tangan 


Perlu Anda perhatikan bahwa jumlah karyawan harus sesuai dengan kebutuhan usaha. Jangan sampai Anda kelebihan atau kekurangan karyawan karena itu akan menghambat jalannya usaha. Karyawan yang terlalu banyak dapat membuat kinerja usaha secara keseluruhan tidak efisien dan menggembungkan biaya operasional (gaji karyawan). Namun, karyawan yang terlalu sedikit juga dapat menyebabkan pelayanan menjadi tidak optimal, sehingga pelanggan bisa tidak puas.
Buatlah pembagian kerja yang jelas bagi karyawan, sehingga tidak terjadi tumpang – tindih tugas. Hak dan kewajiban dari masing – masing karyawan juga harus pasti dan diketahui oleh karyawan sejah mereka pertama kali bekerja. Hal ini untuk menghindari ketidakpuasan dan tuntutan karyawan di kemudian hari.
Upah karyawan sebaiknya disesuaikan dengan perkembangan usaha. Ketika omset terus meningkat, tak ada salahnya jika Anda menaikan gaji pokok karyawan sesuai dengan prestasi kerja mereka. Jangan lupa untuk memberikan mereka bonus atau komisi saat usaha memperoleh keuntungan besar, sehingga karyawan menjadi semakin terpacu untuk bekerja lebih baik lagi.


Keuntungan usaha jangan Anda habiskan semuanya untuk keperluan pribadi. Sisihkan sebagiannya sebagai dana cadangan, misalnya untuk mengganti perlengkapan usaha yang rusak dan untuk modal pengembangan usaha. Tak dapat dipungkiri bahwa salah satu tolak ukur keberhasilan sebuah usaha makanan dan minuman adalah ketika usaha tersebut bisa berkembang menjadi semakin besar. Indikasinya adalah jumlah karyawan yang bertambah, tempat usaha yang semakin besar – bisa menampung lebih banyak pembeli, atau cabang usaha yang terus bertambah.
Niat untuk mengembangkan usaha tidak bisa dilakukan begitu saja atau secara sembrono. Semua harus diperhitungkan dengan seksama agar nantinya tidak berujung kegagalan besar. Misalnya, ketika ingin membuka cabang usaha, Anda harus benar – benar memperhitungkan berbagai aspek penunjangnya. Buatlah daftar pertanyaan yang bisa menunjukkan layak tidaknya cabang usaha ini dibuka. Contohnya, apakah tempat usaha yang dipilih sudah cukup strategis, apakah nanti  targer yang diinginkan, atau apakah modal untuk membuka cabang sudah cukup. Jika semua daftar pertanyaan ini bisa dijawab positif, maka cabang usaha pun bisa Anda dirikan.
Kiat Meningkatkan Keuntungan Usaha
Ada banyak cara untuk bisa meningkatkan keuntungan usaha. Berikut ini adalah beberapa di antaranya.
1.    Memiliki menu andalan, tetapi juga selalu mencari inovasi menu baru
Biasanya, sebuah usaha kuliner dikenal karena memiliki menu andalan. Menu andalan inilah yang membuat para pelanggan datang dan datang lagi untuk membeli. Namun, memiliki menu andalan saja tidak cukup untuk menambah keuntungan. Anda juga membutuhkan menu – menu baru yang inovatif. Pada perkembangannya, menu – menu baru ini bisa menjadi primadona baru usaha Anda dan mendatangkan lebih banyak lagi pelanggan. Dampaknya, tentu saja keuntungan usaha yang terus meningkat.
2.    Pelayanan yang memuaskan
Meskipun hanya berskala kecil, usaha kuliner Anda harus dijalankan secara profesional. Salah satu caranya adalah dengan memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pembeli yang datang. Jangan sampai membiarkan pembeli menunggu telalu lama untuk mendapatkan pesanannya, bahkan ketika usaha sedang ramai sekalipun. Oleh karena itu, Anda membutuhkan karyawan yang benar – benar cekatan dan terampil. Hanya karyawan yang terampil dan cekatan yang bisa melayani pembeli dengan baik. Dan, jika pembeli puas, ia akan menjadi pelanggan setia, sehingga dapat meningkatkan keuntungan usaha.
3.    Menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat usaha
Kebersihan sangat penting bagi usaha makanan dan minuman. Yang dimaksud kebersihan di sini meliputi kebersihan tempat dan perlengkapan usaha serta kebersihan menu makanan dan minuman yang ditawarkan. Tidak hanya itu, kebersihan dan kerapian pelayan dan penjual juga harus diperhatikan, sehingga pembeli pun nyaman membeli produk Anda.
4.    Selalu bekerja keras dan tetap kreatif
Mimpi untuk memiliki usaha kuliner yang maju pesat hanya bisa diwujudkan jika Anda mau terus bekerja keras. Tetapi, kerja keras saja ternyata tidak cukup, kreativitas harus terus digali untuk menciptakan inovasi – inovasi baru, baik dalam hal menu yang dibuat maupun dari segi pengembangan usaha.
Akhirnya, ketika Anda sudah bekerja secara maksimal, biarkanlah keuntungan dan kesuksesan itu sendiri yang mendatangi Anda.

Berikut Usaha Kuliner yang Mungkin sedang anada cari :
Kuliner Bakso Daging Sapi
Kuliner Ayam Bumbu Rujak
Kuliner Jamur Kriuk
Kuliner Es Bubur Buah
Kuliner Es Kacang Merah
Kuliner Bebek Goreng
Kuliner Martabak
 Kuliner Es Teler

0 komentar:

Post a Comment

Anda Pengunjung Yang Ke

Blog Archive